Thursday, 20 January 2011

SBY Menjadi Superstar di India dan Juga di World Economic Forum

Walaupun sekarang popularitas President SBY di dalam negeri turun drastis, ternyata sebaliknya terjadi di luar negeri. popularitas SBY diluar negeri cukup baik dan bisa dikatakan inilah Presiden Indonesia yang mampu membuat negara lain lebih melirik Indonesia sebagai salah satu negara besar dan berwibawa. itu terbukti dengan beberapa kepercayaan International telah dilimpahkan ke Indonesia khususnya Presiden SBY. Kali ini Indonesia diberi kesempatan untuk tampil lebih kedepan dari negara-negara berkembang lainnya. Presiden SBY diberi kesempatan untuk berpidato di World Economic Forum, SBY menjadi salah satu pengisi pidato dari 5 kepala negara yang di beri kesempatan yaitu Jerman, Perancis, Inggris dan Pakistan.

Lansiran Vivanews : Selain itu Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan Presiden SBY juga akan menjadi Superstar di India  salah satu negara berpenduduk terbesar di dunia pada undangan Pertemuan Ekonomi  India di akhir Januari 2011.
"Dia itu kan jadi superstar di situ karena diantara negara berkembang, dia itu superstarnya," kata MS Hidayat usai Rapat Koordinasi Persiapan World Economic Forum di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jalan Wahidin, Jakarta, Kamis, 20 Januari 2011.

Menurut Hidayat, kunjungan SBY dalam forum ekonomi India tersebut merupakan yang pertama kalinya bagi presiden. Mantan Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) ini menilai menilai SBY sudah waktunya untuk tampil di forum dunia tersebut.

"Jadi SBY mungkin akan memimpin diskusi panel, ya buat publikasi dunia, oke dong," katanya.

Dalam kunjungan ke India tersebut, SBY bakal didamping oleh sejumlah menteri diantaranya Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Peindustrian, Menteri Perdagangan, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, dan Menteri Keuangan.

Pertemuan WEF

Pada bagian lain Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu mengatakan Indonesia bakal menghadiri pertemuan ekonomi dunia (World Economic Forum-WEF) yang akan diselenggarakan di Davos, Swiss yang berlangsung dari 26-31 Januari 2011.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan Presiden SBY akan didampingi oleh sejumlah menteri serta pimpinan perusahaan diantaranya dari PT Bumi Resources Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia tbk, PT Pertamina, PT Garuda Indonesia, Lippo Group, PT SMART Tbk, PT Indorama Tbk, Emtek, dan Gunung Sewu.

Indonesia direncanakan akan membawa isu-isu seperti perkembangan perjalanan pembangunan nasional dan transformasi yang selama ini sudah dilakukan. kehadiran Indonesia dalam forum tersebut juga sekaligus memberitahukan akan adanya Forum WEF 2011 Summit East Asia yang diselenggarakan di Jakarta.

Dalam Forum tingkat global tersebut, kata Mari, Presiden untuk pertama kalinya akan memberikan pidato khusus bersama dengan kepala negara dari Jerman, Perancis, Inggris, Pakistan.  "Dari negara berkembang, hanya Indonesia yang diberikan kesempatan untuk memberikan pidato," kata Mari.


Maju terus Indonesia..!!
Share

0 comments:

Post a Comment

Berita Terkait: