Monday, 14 March 2011

Tim Evakuasi KBRI di Tokyo Tercepat dan Menjadi Leader Di Lapangan

Gempa dengan kekuatan 9,0 Skala Richter yang melanda Jepang, Jumat lalu mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit jumlahnya. Selain tsunami yang ditimbulkan setelah gempa, bumi juga mengalami efek akibat bencana alam ini yaitu hitungan hari yang pendek. Gempa yang terjadi di Jepang kali ini merupakan gempa terbesar kelima di dunia yang terjadi sejak 1900. Bencana alam ini melanda lepas pantai sekitar 231 mil (373 kilometer) timur laut Tokyo dan 80 mil (130 km) timur kota Sendai. 

Sejauh ini sudah lebih dari 1.800 jiwa dipastikan tewas - termasuk 200 mayat yang ditemukan Minggu kemarin di sepanjang pesisir timur laut Jepang. Selain itu, lebih dari 1.400 orang dipastikan masih hilang dan 1.900 lainnya cedera. Juru bicara Kepolisian Jepang, Go Sugawara, mengungkapkan bahwa pihaknya memperkirakan bahwa jumlah korban tewas sejak bencana Jumat pekan lalu bisa mencapai lebih dari 10.000 jiwa.


Indonesia sebagai negara besar dengan rintang alam yang ekstrim oleh bencana, Indonesia cukup banyak mengambil pelajaran dalam hal perberian pertolongan pertama pada korban bencana. Tim evakuasi Indonesia menjadi leader dilapangan.

Dimuat Indonesia.go.id, Setelah menempuh perjalanan selama 18 jam tim evakuasi KBRI Tokyo  yang dipimpin oleh Mayor Zaenal akhirnya tiba di Sendai meski menemui sejumlah rintangan di beberapa wilayah yang terkena gempa, seperti jalan longsor, penutupan akses jalan oleh militer di wilayah Fukushima yang terkena dampak dari kebocoran PLTN Fukushima.

Tim ini dikirimkan  9 jam setelah terjadinya bencana gempa dan tsunami oleh KBRI Tokyo. Saat ini tim evakuasi telah mendirikan posko di Sendai. Mereka membawa logistik berupa, selimut, mie instant, air mineral, pembalut wanita karena  Sendai masih amat dingin dan bersalju pada hari Sabtu kemarin.  

Kedutaan Indonesia adalah yang pertama tiba di lokasi bencana yang menjadi pusat gempa. Beberapa kedutaaan asing saat ini meminta advise kepada KBRI tentang langkah langkah yang diambil oleh KBRI dalam melakukan evakuasi warganya, terutama bagaimana cara tim  Indonesia tiba di Sendai.  

Kedutaan Indonesia juga menjadi leading group untuk evakuasi warga Asean. Saat ini ada  tim kedutaan  Thailand, Filipina dan Brunei yang akan berombongan mengikuti tim evakuasi KBRI yang akan berangkat pada pukul 15 waktu Tokyo dengan 2 bus. Diperkirakan bus ini akan mengangkut 121 warga Indonesia dari Sendai.  


Share

1 comments:

om_ybeng said...

habat dan salut

Post a Comment

Berita Terkait: