Saturday, 5 March 2011

Nongkrong Di Kuta Saat Nyepi, Turis Asal Malaysia Dicokok Pecalang

Nyepi berasal dari kata sepi (sunyi, senyap). Hari Raya Nyepi sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan / kalender Saka, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi. Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi, Tahun Baru Saka di Bali dimulai dengan menyepi. Tidak ada aktifitas seperti biasa. Semua kegiatan ditiadakan, termasuk pelayanan umum, seperti Bandar Udara Internasional pun tutup, namun tidak untuk rumah sakit.
Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Buwana Alit (alam manusia / microcosmos) dan Buwana Agung/macrocosmos (alam semesta). Sebelum Hari Raya Nyepi, terdapat beberapa rangkaian upacara yang dilakukan umat Hindu, khususnya di daerah Bali. (wikipedia)

Banyak turis asing yang berada di Bali tidak mengetahui makna Hari Raya Nyepi yang dirayakan umat Hindu. Salah satu turis yang belum tahu itu adalah Mike, seorang turis asal Malaysia.
Berikut lansiran vivanews.com, Mike dipergoki pecalang atau petugas adat di Bali sedang nongkrong di pinggir Pantai Kuta, Bali, di saat umat Hindu sedang melakukan Tapa Brata yang mewajibkan mereka menahan diri di rumah. Pecalang lalu beraksi mengamankan Mike ke pos pecalang terdekat.

“Saya cuma tahu ada pawai, di sepanjang Jalan Kuta ramai, jadi saya tengok saja,” kata Mike menceritakan motifnya berada di Kuta, Sabtu 5 Maret 2011.

Mike mengaku baru tiba di Bali pada Jumat, 4 Maret, pukul 19.00 Waktu Indonesia Tengah  (WITA). Mike sempat heran mengapa pada jam-jam tersebut banyak lampu penerangan jalan yang dimatikan, namun Mike tak mengacuhkan. Dan pagi ini, dia pun ke luar dari penginapannya, berpikir hendak menghabiskan waktu di pantai. Sampai akhirnya pecalang memergoki dia.

Karena semua hotel tutup, Mike akhirnya dibawa di pos satgas Kuta hingga usai Tapa Brata penyepian 6 Maret 2011 pukul 06.00 WITA. Ketua Satgas pantai Kuta, Anak Agung Ngurah Tresna, mengatakan, untuk sementara Mike dititipkan di pos satgas Kuta dengan persediaan makanan seadanya.

“Yang pasti tidak ada warung yang buka, otomatis harus makan seadanya di sini,” katanya.



Share

1 comments:

Anonymous said...

wkwkwwkwk ?

Post a Comment

Berita Terkait: