Thursday, 5 May 2011

Menelisik Rancangan Stasiun Luar Angkasa China


Stasiun luar angkasa adalah struktur buatan didesain buat manusia untuk hidup di luar angkasa. Sebuah Stasiun Luar Angkasa dibedakan dari pesawat luar angkasa berawak lainnya karena ketiadaan propulsi utama atau fasilitas pendaratan; tetapi, kendaraan lain digunakan sebagai kendaraan ke dan dari stasiun ini. Stasiun luar angkasa didesain untuk hidup di orbit jangka-menengah, untuk periode mingguan, bulanan, atau bahkan tahunan.
Stasiun luar angkasa juga digunakan untuk mempelajari efek jangka panjang penerbangan luar angkasa terhadap tubuh manusia dan juga untuk menyediakan platform untuk jumlah yang lebih banyak dan panjang untuk penelitian saintifik dari yang telah tersedia di kendaraan luar angkasa lainnya. Sejak penerbangan nasib-buruk Soyuz 11 sampai Salyut 1, semua durasi penerbangan luar angkasa berawak telah dicetak di atas stasiun luar angkasa. Rekor durasi 437,7 hari dipegang oleh Valeri Polyakov di atas Mir dari 1994 sampai 1995. Pada 2003, 3 astronot telah menyelesaikan satu misi dengan lebih dari setahun, semua di atas Mir.

Kini China terbukti tak cuma jago membuat ponsel atau mobil yang menyerupai ponsel atau kendaraan besutan industri negara barat. 
Rencana negara tirai bambu itu untuk mewujudkan stasiun luar angkasa sendiri, merupakan fase penting pencapaian China sebagai salah satu negara kuat yang tak bisa dipandang remeh.

Kendati stasiun antariksa China nanti ukurannya akan lebih kecil daripada stasiun luar angkasa internasional (ISS), namun tingkat kesulitan pembuatan modul stasiun antariksa ini lebih tinggi ketimbang sebuah modul tunggal.
"Ini adalah stasiun luar angkasa multi modul ketiga di dunia, yang biasanya membutuhkan teknologi yang lebih rumit ketimbang teknologi modul tunggal," ujar Pang Zhihao, seorang ilmuwan dan Deputy Editor-in-Chief majalah bulanan Space International, seperti dikutip dari situs China Daily.
Stasiun luar angkasa internasional sendiri merupakan proyek gabungan yang dijalankan oleh 16 negara di dunia, termasuk AS, Rusia, Jepang, negara-negara Uni Eropa, Kanada, dan Brasil. Sementara stasiun antariksa China nanti merupakan proyek negara mereka secara mandiri.
Rencananya, stasiun antariksa yang akan kelar pada 2020 itu akan terdiri dari tiga buah kapsul, dan sebuah pesawat kargo luar angkasa yang akan membawa perlengkapan dari bumi. Stasiun antariksa itu akan memiliki bobot sekitar 60 ton (lebih kecil dari ISS yang berbobot 419 ton atau MIR yang beratnya 137 ton).
Modul utama stasiun antariksa ini panjangnya 18,1 meter, dengan diameter maksimum 4,2 meter, dan bobot antara 20-22 ton, akan diluncurkan lebih dulu. Sementara, dua modul eksperimen di kanan-kiri, akan memiliki panjang masing-masong 14,4 meter dengan diameter yang sama dengan modul utama.
Countdown begins for space station program
Adapun pesawat kargonya, memiliki diameter maksimal 3,35 meter dan bobot kurang dari 13 ton, digunakan untuk membawa berbagai perlengkapan dan fasilitas lab dari bumi ke stasiun luar atau sebaliknya.
Sebagai salah satu kebanggaan nasional, rakyat China diminta memberikan saran nama untuk stasiun luar angkasa ini, tiga buah modulnya, maupun simbol program penerbangan luar angkasa berawak ini.
Saran nama bisa dikirimkan melalui situs web www.cmse.gov.cn atau e-mail kongjianzhan@vip.qq.com, hingga 25 Juli nanti. 
Hasilnya akan ditentukan sebelum akhir September. Namun saran untuk nama pesawat kargo luar angkasanya, sebaiknya segera dikirimkan sebelum 20 Mei 2011, karena hasilnya akan diumumkan pada akhir Juni.  Sebab, kelihatannya pesawat kargo ini akan dipersiapkan lebih dulu.

Sumber : wikipedia, vivanews. 

 
Share

0 comments:

Post a Comment

Berita Terkait: